Rabu, 07 Desember 2011

.:: Kisah Seorang Pendo’a ::.

Ketika kumohon kepada Allah nilai yang tinggi …
Allah memberiku nilai yang pas-pasan bahkan kurang agar aku lebih giat belajar.

Ketika kumohon pada Allah kebijaksanaan …
Allah memberiku masalah untuk aku pecahkan.

Ketika kumohon pada Allah keberanian …
Allah memberiku tantangan untuk kuatasi.

Ketika kumohon pada Allah bantuan …
Allah memberiku kesempatan agar aku berusaha.

Ketika kumohon pada Allah sebuah cinta …
Allah menghadirkan orang-orang bersalah untuk kutolong.

Ketika kumohon pada Allah kedewasaan …
Allah menghadirkan orang-orang manja agar aku bersabar dan memahaminya.

Aku tak menerima apa yang kupinta
Tapi aku menerima apa yang kubutuhkan
Do’aku terjawab sudah …

Sesungguhnya Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk kita dan selalu ada hikmah dari apa yang kita alami.
Hanya saja manusia sering tergesa-gesa bersu’udzon kepada Allah SWT.
Maha Suci Allah … Segala puji bagi Allah … Tiada Tuhan selain Allah … Allah Maha Besar!!!!

Ketika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia …
Allah tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa sedih …
Allah sudah menghitung air matamu.

Ketika kau berpikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja …
Allah sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untukmu ..
Allah selalu berada disampingmu.

Ketika kau berpikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu harus berbuat apa lagi …
Allah punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan …
Allah dapat menenangkanmu.

Ketika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan …
Allah sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur …
Allah telah memberkahimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban …
Allah telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi …
Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

INGAT !!! dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap … Allah tahu !!!.

“Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian”. (QS. Al-Ashr : 1-2)

Ambillah waktu untuk berpikir, ini adalah sumber kekuatan.

Ambillah waktu untuk membaca, ini adalah sumber kebijakan dan kita perlu persiapan untuk menjawab tantangan di depan.

Ambillah waktu untuk berdo’a, karena kita hanya seorang hamba dan Allah yang menentukan.

Ambillah waktu untuk iman, mengasihi dan dikasihi, karena diri kita perlu cinta dan kasih sayang.

Ambillah waktu untuk bersaudara, karena hidup terasing tidak mengenakkan.

Ambillah waktu untuk tersenyum, karena ini pencerah keadaan dan melembutkan hati sang lawan.

Ambillah waktu untuk memahami orang lain, karena ini awal dari kedewasaan.

Ambillah waktu untuk bersedekah, karena hidup terlalu singkat untuk egois.

Ambillah waktu untuk bekerja, karena bekerja harga dari sebuah keberhasilan.

Tapi ingat, jangan ambil waktumu untuk disia-siakan, karena itu kan berujung pada penyesalan dan kesengsaraan.

Moslem Girl.

HASRAT UNTUK BERUBAH

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal
Aku bermimpi ingin mengubah dunia
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku
Kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah

Maka cita-cita itupun agak kupersempit
Lalu kuputuskan untuk mengubah negeriku
Namun tampaknya hasrat itupun tiada hasilnya

Ketika usiaku semakin senja
Dengan semangatku yang masih tersisa
Kuputuskan untuk mengubah keluargaku
Orang-orang yang paling dekat denganku
Namun celakanya, merekapun tidak mau diubah

Dan ketika aku terbaring saat ajal menjelang
Tiba-tiba kusadari bahwa :

“Jika yang pertama-tama kuubah adalah diriku
Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan
Mungkin aku bisa mengubah keluargaku
Lalu dengan dukungan dan dorongan dari mereka
Mungkin aku bisa mengubah negeriku
Dan siapa tahu aku bahkan dapat MENGUBAH DUNIA”.